banner 468x60

ISIS MASUK MADURA, MUI ADAKAN RAKORDA

 NEWS
banner 468x60

Al-UmmahNews.com – Majelis Ulama indonesia(MUI) Korda Madura meliputi Dewan Pimpinan MUI Kabupaten Bangkalan, Sampang, pamekasan dan Sumenep melaksanakan Rakorda pada (29/07/) di Pondok Pesantren Salafiyah Sa’idiyah Arosbaya Bangkalan.

KH Syarifuddin Damanhuri selaku Ketua Umum MUI Bangkalan sekaligus tuan rumah, menyampaikan bahwa tema yang diambil kali ini adalah “Menangkal Radikalisme Dan Terorisme Serta Masuknya Isis Ke Pulau Madura” hal ini sebagai salah satu bentuk upaya menjalankan fungsi MUI dalam melindungi keutuhan NKRI.

“sengaja saya mengundang Bapak KAPOLRES Bangkalan berkenaan dengan tema di atas sebab selama ini KAPOLRES Bangkalan selalu berkordinasi dengan kami uatamanya dalam hal nahi munkar” terang beliau

Dalam kesempatan ini juga MUI Bangkalan memberikan piagam penghargaan kepada KAPOLRES Bangkalan yang telah menjalankan tugasnya dengan baik dan memahami kultur madura hususnya Bangkalan.

Sementara itu Bapak Anisullah selaku KAPOLRES Bangkalan merasa tersanjung dengan penghargaan tersebut dan menganggap penghargaan ini milik POLRES Bangkalan sebagai sebuah instsansi pemerintah “saya berterimakasih atas penghargaannya tentunya ini bukan milik KAPOLRES saja tapi milik POLRES Bangkalan sebagai sebuah instansi” terangnya.

Adapun beberapa poin-poin yang diputuskan dalam pertemuan ini diantaranya: (a) MUI Korda Madura mengecam segala bentuk radikalisme baik berupa pemikiran maupun gerakan yang menyimpang dan membahayakan ke empat pilar Negara yaitu; Pancasila, UUD 1945, NKRI dan bhinneka tunggal ika. (b) Mendesak DPR RI untuk segera memberikan rumusan dan devinisi yang jelas tentang radikalisme sehingga memudahkan dalam mendeteksi segala bentuk radikalisme. (c) MUI Korda Madura siap mengamalkan, mengamankan dan mensosialisasikan fatwa MUI pusat tentang faham kebangsaan bahwa NKRI sebagai sebuah bentuk Negara dan Pancasila sebagai Asas Negara adalah final. (d) Mengamanatkan kepada pemerintah untuk ikut mensosialisasikan kepada masyarakat tentang fatwa MUI bahwa NKRI sebagai bentuk Negara sudah final. (e) Mengecam keras terhadap penutupan Masjidil Aqsha yang dilakukan oleh tentara Israel sebagai bentuk kejahatan kemanusiaan yang harus dilawan oleh semua bangsa utamanya kaum muslimin seluruh dunia. (Zainal Arifin/redaksi)



Author: 

Related Posts

One Response

  1. Zaen29 Juli 2017 at 10:25 pmReply

    Semoga kedepan Ulama dan Umaro dapat bersatu sehungga tidak ada lagi diskriminasi terhadap para Ulama seperti yang dilakukan oleh pemerintah saAt ini, agar tercipta baldatun thoyyibatun wa robbun ghafur

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.