banner 468x60

KH MA’RUF AMIN: PERMENDIKBUD HARUS DITOLAK

 NEWS
banner 468x60

Pada acara halal bi halal yang digelar oleh PCNU Sampang dihadiri oleh Rais Aam PBNU kiai Ma’ruf Amin, Wakil Rais PWNU Jatim dan beberapa pengurus PCNU se Madura. Dalam sambutannya kiai Ma’ruf menegaskan bahwa keinginan dari beberapa ulama teekait dengan isu Full Day School. “Saya sudah mendengar informasi bahwa para kiai menolak adanya peraturan Full Day School. Oleh karena itu saya sudah menyampaikan ke Presiden untuk menyampaikan akan penolakan Full Day School. Peraturan itu adalah slundupan. Karena bagi NU penguatan karakter bukan dengan sistem Full Day School. Oleh karena itu Permendikbud harus diganti oleh peraturan Presiden, karena Full Day School hasil dari slundupan”. Ucapnya dihadapan ribuan para hadirin.
Lebih lanjut, kiai yang juga ketua umum MUI ini menyatakan bahwa Full Day School ini tidak sesuai dengan maqasid Syariah yang berupa hifdzud din. Sebab jika peraturan itu diterapkan berarti sudah merusak agama, dan merampas akan pembangunan karakter yang telah dibangun lembaga diniyah.
Disamping hal diatas, keturunan Syekh nawawi al-Bantani ini juga menegaskan bahwa kalau ada pebedaan masih di toleransi tetapi kalau penyimpangan harus diamputasi. Sebab gerakan-gerakan yang ekstrem ini sangat tekstual yang selamanya menuduh orang serba bidah. Bahkan dengan gaya guyon beliau menyatakan “Kalau tekstual NU berarti masuk neraka semua” yang disambut tawa ribuan warga Nahdlyyin.
Selanjutnya beliau juga memberi pandangan bahwa Nahdlatul ulama dalam hal orientasi pemikiran tidak tekstual juga tidak liberal. Oleh karena itu pertimbangan maslahah sangat menjadi acuhan sebab itu ada manfaat yang diadopasi sehingga banyak dari amaliah NU atas ijtihad para ulama. ” NU itu moderat dan tetap pada pakemnya”. Tegasnya.
Diakhir tausyiahnya beliau menyampaikan jika NU iyu santun. “NU tidak perlu ribut-ribut, dehem saja sudah ditakuti” ujarnya tersenyum. (Ahrori/Redaksi)

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.