banner 468x60

PEDULI MASYARAKAT AKAR RUMPUT, PCNU ADAKAN PELATIHAN WIRAUSAHA KREATIF

 NEWS
banner 468x60

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bangkalan kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap dilema yang dihadapi masyarakat akar rumput, hal ini dibuktikan dengan menggelar Pelatihan Wirausaha Kerajinan membuat tas dari teggel (Panden/Madura.red) dan tas lukis di gedung Gedung Graha Kebangkitan Bangsa Bangkalan Rabu (23-8-2017)

Ra Kadir sebagai ketua pelaksana dari kegiatan ini mengatakan bahwa Pelatihan ini bertujuan meningkatkan sumber daya manusia masyarakat Bangkalan dalam menyongsong industrialisasi Madura “pelatihan wirausaha ini di adakan untuk melatih seluruh lapisan masyarakat Bangkalan, baik yang ada di kota maupun pedesaan untuk bisa bersaing dalam bidang wirausaha yang nantinya bisa menjadi sumer penghasilan mereka”. Ujarnya.

Tas-Kreasi Peserta dari Bangkalan yang meraih juara 3 Jatim

Menurutnya, kegiatan yang di adakan oleh LPPNU bekerja sama dengan Mentri Ketenagakerjaan ini akan dilaksanakan secara bertahap 4 hari kedepan dari tanggal 23 sampai 26 Agustus, sebelumnya kegiatan ini sudah terlaksana yang mana kali ini sudah yang ketiga kalinya dan Bangkalan pernah menjadi juara ketiga sejawa timur, dan di harapkan hasilnya dari para peserta bisa siap terampil menghadapi industrialisasi di Madura kedepannya.

Sementara itu KH Makki Nasir selaku Ketua PCNU Bangkalan menyatakan bahwa kegiatan ini sengaja dilaksanakan untuk memberikan edukasi dan pelatihan wirausaha kepada masyarakat akar rumput yang selama ini terpinggirkan dalam persaingan ekonomi kita tahu bahwa 60% masyarakat Indonesia tergolong miskin, maka PCNU Bangkalan sengaja mengadakan pelatihan ini agar masyarakat Bangkalan hususnya memiliki kemampuan untuk berwirausaha tandasnya.

KH Makki juga berharap agar setelah pelatihan ini dilaksanakan para peserta mampu membuat semacan home industri sehingga Ilmu yang telah didapat betul bermanfaat bagi dirinya dan orang lain jangan sampai setelah pelatihan ini dilaksanakan para peserta tidak melakukan apa-apa tapi harus menerapkan kompetensi wirausahanya yang sudah didapat untuk membuat home industri atau semacamnya pungkasnya.

Pewarta : Zainal Arifin

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.