banner 468x60

DICALONKAN KETUA TANFIDIYAH, RA HASANI: MASIH BANYAK YANG LEBIH SEPUH

 NEWS
banner 468x60

 

Bangkalan, al-UmmahNews.Com – Rabu (11/10) Konfrensi PCNU Bangkalan akan digelar. Tepatnya  di PP. Syaichona Moh. Cholil. Bursa calon kandidat Ketua Tanfidiyah mulai tampak di permukaan. Salah satu kandidat yang sedang ‘booming’ adalah Ketua PC GP Ansor Bangkalan, KH. Hasani Zubair Muntashor S.IP. M.KP.

Hal ini berangkat dari hasil rapat MWC NU Galis pada Ahad Malam (8/10) di Desa Longkek, Galis. Pasalnya, semua pengurus sepakat mengusung Ra Hasani (sapaan akrab KH. Hasani Zubair Muntashor S.IP. M.KP) sebagai Ketua Tanfidiyah PCNU Bangkalan. Hal ini tentu bukan tanpa alasan. Selama menjabat Ketua PC GP Ansor Bangkalan, beliau dinilai sangat bagus dalam menahkodai banom (badan otonom) para pemuda NU itu.

KH. Hasani Zubair Mustashor, S.IP. M.KP

Menganggapi hal itu, Ra Hasani ketika dihubungi reporter al-UmmahNews.Com pada Senin (9/10) sangat berterima kasih dan mengapresiasi para tokoh, kiai, ulama dan kader-kader muda NU yang telah merekomendasikan dirinya sebagai satu calon ketua Tanfidziyah PCNU.

Menurut beliau, rekomendasi tersebut tentu telah melalui proses pembahasan dan musyawarah yang mendalam untuk kemajuan NU dan kemaslahatan umat. Maka dengan tanpa mengurangi rasa hormat dan takzhim kepada para kiai dan ulama, beliau menyampaikan bahwa dirinya merasa belum pantas untuk memimpin Tanfidziyah. “Saya menilai masih banyak yang lebih sepuh dan layak dibanding saya.” tegasnya.

Selanjutnya, sebagai kader NU beliau akan selalu berkhidmah dan mengabdi untuk kebangkitan NU dan masyarakat, khususnya di Kabupaten Bangkalan. Meskipun bukan sebagai Ketua Tanfidiyah.

Terakhir, beliau mengajak semua semua elemen untuk menjadikan Konfercab PCNU Bangkalan sebagai media mencari solusi persoalan-persoalan umat atau masyarakat dengan merumuskan agenda-agenda pemberdayaan, khususnya masyarakat Nahdiyin.

Reporter: Nasrullah AM

Redaktur: M. Abbas Busro

 

Related Posts

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.