banner 468x60

AUDISI DAI SANTRI MILLENIAL CARA NU BENTENGI ASWAJA

 NEWS
banner 468x60

Delegasi dari Bangkalan foto bersama di depan podium sebelum Audisi dimulai

al-ummahnews.com – Dalam rangka memperingati dan menyemarakkan peringatan Hari Santri Nasional 22 Oktober 2019 Pimpinam Wilayah Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama Jawa Timur (PW LDNU Jatim) menggelar Audisi Dai Santri Millenial di Aula Salsabila Gadung PWNU Jatim Pada 24/10

Audisi yang diikuti oleh delegasi PCNU se Jawa Timur ini terbagi menjadi dua kategori Remaja dan Anak-anak dengan ketentuan umur 13-18 th untuk remaja dan dibawah 13 th untuk anak-anak.

Ketua Pimpinan Wilayah LDNU Jawa Timur KH. Sumarkan menyebutkan bahwa Audisi Da’i Santri kali ini diikuti oleh 35 peserta dari 10 PCNU se Jawa Timur

“Alhamdulillah dari 38 PCNU se Jawa Timur yang kami undang 10 diantaranya sudah hadir di tempat ini dan sebanyak 35 peserta telah siap mengikuti audisi pagi ini” ujarnya.

Hadir pula dalam kegiatan ini Pengurus Harian PWNU Jatim KH. Abdurrahman Navis, LC yang diminta untuk memberikan tausiyah sekaligus membuka kegiatan dengan pembacaan ummul kitab.

Dalam tausiyahnya KH. Abdurrahman Navis menyampaikan bahwa Audisi Da’i Santri Millenial ini sangat diperlukan untuk memperkuat benteng Aswaja utamanya untuk generasi muda.

“hari ini kita melihat bahwa amaliyah NU dibid’ahkan bahkan dikafir kafirkan, oleh karenanya generasi NU harus memahami dalil amaliyah NU” ucapnya.

KH. Abdurrahman Navis menambahkan bahwa kesalahan kalangan yang selalu membid’ahkan dan mengkafirkan amaliyah NU karena mereka tidak memahami konsep ibadah mahdhoh muqoyyadah dan ibadah muthlaqoh

“Ada ibadah mahdhoh muqoyyadah yang ditentukan mulai dari waktunya, tempatnya dan tata caranya seperti ibadah haji dan ada ibadah muthlaqoh seperti membaca al-Qur’an yang bebas kapanpun dan dimanapun kita kerjakan” imbuhnya.

Hal inilah yang menurutnya menjadi penyebab kaum tekstualis selalu kaku dalam mengamalkan ajaran agama, kaum tekstualis selalu mencari dalil yang husus untuk setiap amaliyah padahal tidak setiap amaliyah memiliki dalil husus bahkan ada dalil umum yang mencakup beberapa amaliyah.

Dalam kesempatan ini PC LDNU Bangkalan mengutus lima delegasinya untuk mengikuti Audisi yang berlansung di Kantor PWNU tersebut.

“Alhamdulillah PC LDNU Bangkalan mengirimkan 5 delegasi untuk mengikuti Audisi Dai Santri Millenial” Ujar KH. Moh. Ali Ghafir, M.Pd.I Ketua LDNU Bangkalan

Beliau berharap delegasi dari Bangkalan menjadi generasi millenial yang membanggakan

“Tentu kita berharap dari lima delegasi ini bisa menjadi generasi millenial harapan bangsa di masa yang akan datang, yang siap menghadapi tantangan era digital dan revolusi industri” pungkasnya.

Reporter: Zaen

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.